Pengantar GitHub sebagai Portofolio
Sebelum kita mengenal lebih jauh tentang Portofolio, tentunya kita harus paham terlebih dahulu dengan arti portofolio. Secara umum, portofolio merupakan kumpulan dokumen dan tulisan yang disusun secara rapi dan menarik. Artinya, portofolio ini berupa laporan lengkap dari suatu dokumen dan hasil karya dari aktivitas seseorang yang telah dilakukan. Tujuan dari portofolio adalah untuk mendokumentasikan perkembangan suatu proses dalam mencapai tujuan yang telah dicapai.

Portofolio menjadi hal yang wajib dibuat bagi seorang developer. Melalui portofolio, orang lain dapat melihat berbagai informasi seperti data diri, kemampuan yang dimiliki, seberapa aktif dalam berkontribusi, project atau karya apa yang sedang dikembangkan, dan sebagainya. Contohnya, ketika Anda membangun aplikasi dan mendokumentasikannya dalam portofolio, maka orang lain dapat memahami dengan mudah kemampuan yang Anda miliki ketika membangun aplikasi tersebut. 

Lalu apa bedanya dengan CV? CV atau curriculum vitae merupakan gambaran tertulis tentang pengalaman seseorang beserta kualifikasi lain untuk mendapatkan kesempatan kerja. Berbeda dengan portofolio yang biasanya digunakan untuk membuktikan apa yang telah ditulis dalam CV. Contohnya, dalam CV Anda menuliskan mempunyai kemampuan untuk membangun aplikasi Android. Kemampuan tersebut dibuktikan dengan portofolio, bisa dalam bentuk url aplikasi, gambar aplikasinya, atau mungkin source code jika bersifat open source.

Oleh karena itulah, portofolio itu penting bagi seorang developer. Terlebih jika saat ini Anda adalah calon developer yang sedang mencari pekerjaan, portofolio akan membuat nilai diri Anda meningkat. Sehingga memudahkan perekrut dalam menentukan apakah kualifikasi Anda sesuai dengan jenis pekerjaan yang ditawarkan. Selain itu, ada beberapa perusahaan yang lebih mempertimbangkan daftar pencapaian daripada tingkat pendidikan seseorang.

Untuk menambah wawasan Anda mengenai portofolio, mari kita pelajari salah satu platform atau media yang dapat digunakan untuk membangun portofolio, yakni GitHub. Mungkin Anda akan berpikir, “Loh, kok bisa sih? Bukankah GitHub hanya berfungsi untuk menempatkan sumber kode atau source code dari sebuah produk?” Tak perlu pusing memikirkannya. Sebab dengan mempelajari modul ini, kita akan tahu jawaban mengapa Git (GitHub) dapat digunakan untuk membagun portofolio para developer. Yuk, lanjut ke materi selanjutnya. Selamat belajar!