Hai IndoneXian sorry banget
kayaknya kita belum berpisah dulu
saya ada sedikit lupa saya lupa sedikit
saya belum bahas tentang go live sama maintenance.
Kita sudah belajar tentang implementasi di minggu sebelumnya
sampai deployment belum itu belum kelar semua.
Jadi sekarang case nya software kita sudah jalan
software yang udah kita kembangkan di development selesai, deployment udah selesai.
Sekarang go live, go live software yang kita kembangkan itu
ya bisa dibilang 80% selesai tetapi kita masih ada hal-hal yang perlu diperhatikan
juga gitu agar software yang udah kita deploy tadi
itu bisa jalan lancar klien kita juga happy
nah itu proses-proses yang perlu dilakukan itu apa aja
itu saya akan coba bahas di sini.
Nah biasanya di go live proses ini
proses yang sering terjadi itu pertama adalah go live preparation.
Terus user training itu perlu
karena biasanya klien-klien itu nggak mau
langsung bikin oh rilis party ni software kita sudah rilis itu
sudah tersedia public kalian bisa menggunakannya
tetapi tim yang meng handle aplikasi tersebut itu belum ready.
Jadi gimana kalau timnya belum ready itu ya go live nya nggak akan lancar gitu
terus user training setelah user training itu udah selesai kita train semua
seluruh stakeholder dari aplikasi tersebut siapa aja yang
perlu di training semua selesai deployment udah oke
terus biasa ada juga cut over. Nah setelah cut over itu
baru kita udah enak go live gitu kita udah bisa masuk go live
tapi di go live ini biasanya banyak sekali kendala.
Kendala-kendala yang sering terjadi itu
Fungsi log in gagal nggak bisa registrasi mas gitu
terus nggak bisa enroll, nggak bisa download videonya misal,
nggak bisa diakses nih mas konten kursusnya.
Itu beberapa contoh-contoh ketika go live itu gagal gitu.
Jadi ketika kita rilis software tersebut udah go live
tanggung jawab kita nggak sampai di situ
kita perlu ada yang namanya maintenance.
Nah maintenance ini
masih tetap berhubungan dengan proses
diimplementasi yang tadi jadi itu akan terus berputar
dari maintenance nanti masuk lagi ke proses implementasi
masuk ke deployment terus kita go live balik lagi ke maintenance.
Nah biasanya di maintenance ini
ada banyak sekali kendala-kendala juga gitu
yang sering terjadi ketika proses maintenance
yang dilakukan oleh kebanyakan developer gitu
karena aplikasi yang dikembangkan itu
memiliki beberapa masalah gitu.
Proses di software maintenance ini
biasanya itu terbagi menjadi 3 hal 3 proses.
Yang pertama itu preparation, yang ke-2 itu request,
yang ke-3 itu analisis. Jadi sebelum kliennya itu memberikan
apa ke report dan request gitu ke developer nya
itu mereka nggak boleh sembarangan itu harus ada proses-proses
prosedur-prosedur bagaimana melakukan reporting yang baik
dan benar gitu agar developer ketika melakukan maintenance itu analisanya lebih gampang
biasanya ketika submit salah satu isu gitu.
Jadi how to reproduce nya gitu.
How to reproduce the issue misal
error nya itu nggak bisa enroll
nggak bisa enroll kursus IndonesiaX103 misal.
Nah gimana user itu bisa sampai ke error tersebut
Prosesnya cara menulisnya adalah yang pertama
user mengakses website www.indonesiax.co.id,
yang ke-2 user log in, yang ke-3 user menuju halaman course list
yang ke-3 yang ke-4 sorry user memilih kursus lalu
setelah memilih kursus user melakukan klik enroll button.
Setelah enroll button diklik itu muncullah error atau warning
Nah itu bagaimana contoh membuat how to reproduce the issue gitu.
Jadi lewat hal tersebut developer itu akan lebih mudah melakukan analisa
terhadap masalah-masalah yang ada gitu.
Jadi setelah melakukan analisa
baru developer itu melakukan identifikasi gitu
ini komponen yang mana nih yang rusak nih komponen yang error apa nih
kayaknya ini komponen enrollment nya gitu.
Terus developer nya balik lagi nih mempelajarin
komponen enrollment udah dibikin sampai mana gitu.
Posibilitis nya apa aja nih yang membuat
user ini nggak gagal untuk enroll gitu.
Ketika sudah ditemukan sistem yang lama diubah
terus diganti dengan update kode base yang baru
balik lagi melakukan implementasi lakukan deployment
baru update terbaru tersebut itu baru bisa go live.
The hole process dari go live and maintenance ini perlu diperhatikan
sangat serius gitu jangan sembarangan project kelar
anda udah bisa lari dengan ya happy-happy lah gitu.
Udah project selesai oh kita happy nih udah kelar
sebenarnya maintenance masih ada dan itu adalah proses yang sangat penting
di software development life cycle.
