
Di video ini saya ingin bahas lebih jelas tentang deployment proses.
Tadi kita udah belajar tentang fase-fase yang ada di implementation.
Kenapa saya ingin membahas khusus tentang development proses ini?
Karena deployment proses ini bisa dibilang
ini resep utama dari cara kita mempublish aplikasi kita ke public.
Jadi tanpa proses deployment yang bagus
software yang akan kita kembangkan itu
tidak bisa diterima dengan mudah oleh user
dan juga akan ada kemungkinan kemungkinan ke depannya
yang bisa mengakibatkan development
aplikasi yang sedang berjalan itu broken gitu.
Nah kenapa kita mulai dari proses-proses yang ada di deployment itu sendiri.
Yang pertama setelah integrasi tadi
aplikasi sudah di integrasi menjadi satu
itu perlu dilakukan yang namanya planning.
Kita pelajari semuanya kita udah
dapat satu aplikasi yang jadi kita pelajari dulu nih environment dari
aplikasi yang akan kita deploy gitu.
Terus kita juga perlu arsitektur yang jelas
desainnya gimana untuk deployment nya
Baru setelah planning itu kita siapkan juga
kita prepare setelah itu kita deploy.
Nah setelah kita deploy itu belum tentu
itu bisa langsung kita rilis juga ke public user.
Kita perlu melakukan yang namanya validasi gitu.
Jadi validasi misal user admin nya udah benar enggak gitu.
User-user yang ada, konfigurasi yang ada
di dalam aplikasi tersebut itu sudah jelas enggak.
Terus perlu dilakukan verifikasi juga
fungsi utama dari aplikasi yang sudah di deploy itu berjalan dengan baik apa enggak.
Itu biasanya menggunakan deployment nya menggunakan test case.
Baru setelah dilakukan proses validasi tersebut
Itu perlu dilakukan manajemen lagi misal
beberapa fungsi sebelumnya itu ada kekurangan baru kita bisa nambah
roles, menambahkan policy, menambahkan user misalnya.
Baru setelah manajemen selesai deployment nya juga selesai
tetapi ketika di jalan deployment nya gagal
itu bisa kita balik putar ke proses validasi
balik lagi ke manajemen, balik lagi ke deployment.
Putar terus begitu nah proses perputaran ini
itu bisa kita permudah dengan yang namanya continuous integration.
Jadi ada namanya CI dan ada namanya CD,
ada continuous integration dan ada continuous delivery.
Jadi ini untuk memudahkan kita proses deployment nya agar developer itu nggak capek nanti gitu.
Jadi nggak harus ngecek server terus gitu. Oh ini
servernya down, servernya deployment gagal gitu
enggak harus kayak gitu kalau kita udah bisa menyiapkan continuous integration dan
continuous delivery kita tinggal duduk aja sambil ngeliatin konsol kita laptop kita
software deployment nya itu bisa berjalan sendiri.
Itu sangat bagus juga buat developer untuk
menghemat energi mereka ya agar tidak mubazir lah energi
lebih efisien kita sebagai developer gitu.
Nah biasanya di continuous delivery ini proses yang terjadi itu
itu sama kita harus develop dulu, kita integrasi
Kita deliver terus kita deploy
itu berputar terus berputar terus menerus
itu udah bisa dia otomasi kalau begitu tinggal duduk aja
udah santai-santai saja tapi ada hal yang perlu diperhatikan
ketika kita menggunakan continuous delivery dan continuous integration ini.
Kita perlu membuat yang namanya deployment checklist.
Jadi ceklis apa saja nih yang perlu di cek oleh
tools deployment kita ini terus
Kita perlu memilih juga tools apa yang cocok misal kita bisa menggunakan
CI CD seperti jenkins gitu itu cocok nggak buat
software yang kita kembangkan agar itu otomatis deployment nya.
Terus kita juga bisa memilih kaya continuous integration server.
Terus kita juga melakukan monitor membuat KPI nya.
Jadi kita bisa monitoring performance dari
continuous delivery dan continuous integration yang kita lakukan
agar kita bisa santai seperti yang saya bilang tadi kita tinggal ngelihat aja
dan yang paling utama juga itu kita perlu yang namanya rollback strategy.
Jadi rollback strategy ini
ketika deployment nya di tengah-tengah itu broken jalan tidak jalan gitu
ini gimana nih aplikasi juga yang diproduksi kan tadi kan otomatis broken juga nih.
Nah kita harus punya rollback strategy untuk balik ke misal versi
sebelumnya jadi untuk meminimalisir
hal-hal yang tidak diinginkan ketika melakukan proses deployment ini
itu aja tentang deployment karena itu proses yang sangat
penting banget ketika kita publish server ke public.
Terima kasih.
