
Tadi kita sudah cari tahu cara bagaimana mengidentifikasi solusinya.
Nah sekarang kita bagaimana mengidentifikasi skill dan teknologi yang
dibutuhkan untuk membuat software yang kita kerjakan ini.
Pertama adalah teknologi yang dibutuhkan itu apa. Tadi saya udah bilang sample nya itu
ada mau kita buat website, mau kita buat mobile app, membership site,
multimedia platform atau content management system. Contoh yang pertama yang website
teknologi yang digunakan untuk membangun website itu biasanya adalah
yang pertama itu hypertext markup language atau biasa disingkat HTML. Yang ke-2 adalah
cascading style sheet. Yang ke-3 adalah javascript atau javascript framework lainnya seperti react,
vuejs atau bisa juga menggunakan jack query itu untuk pengembangan website.
Terus kalau kita ingin membangun mobile application nah untuk membangun mobile application
yang populer itu ada 2 platform ada IOS, ada android kalau kalian ingin mengembangkan platform IOS
berarti skill set dan teknologi yang dibutuhkan adalah swift programming language dan objective C.
Terus kalau untuk android yang harus dipelajari atau teknologi yang digunakan adalah
kotlin dan java untuk membership site karena ini ada membership
berarti membutuhkan database. Database kita bisa menggunakan mysql,
mongo db atau sequel database lainnya.
Untuk backend nya biasanya membership site ini kita bisa menggunakan PHP,
bisa menggunakan python, bisa menggunakan java, ruby atau C sharp.
Terus untuk content management system ini banyak digunakan untuk blog atau website-website.
Biasanya orang-orang menggunakan wordpress, orang-orang menggunakan jumlah atau drupal.
Terus yang lebih kompleks lagi multimedia platform nah ini agak kompleks karena
itu ada multimedia resource nya harus dari mana ini.
Kita bisa menggunakan API application programming interface, kita menggunakan YouTube API
untuk mengambil konten-konten YouTube, konten-konten video yang ada
bisa menggunakan Facebook API terus kita bisa membuat video streaming application nya.
Nah itu tentang melakukan identifikasi skill dan teknologi yang dibutuhkan.
Berikut adalah world organization sebelum kita melakukan menentukan software project dan
arsitektur yang digunakan kita harus melakukan organize proyek yang kita kerjakan.
Nah yang pertama kita harus menentukan dulu wire framenya wire frame nya kayak gimana
kita harus bisa membuat visual desain nya, yang berikutnya
kita harus membangun database arsitekturnya,
jadi database arsitekturnya kayak gimana itu harus kita buat juga tuh harus kita organize semuanya,
harus dimanage terus ada juga kita membangun prototype terus bisnis logic atau workflow nya
baik itu di high level design atau low level design. Nah itu dibutuhkan juga untuk
kita membuat pekerjaannya lebih mudah gitu lebih tertata aja termanage lah gitu
semua kerjaan development yang kita kerjakan gitu. Terus setelah hal-hal tersebut itu disebutnya
teknikal briefing dari teknikal briefing tersebut itu muncullah testing specification.
Di testing specification ini itu ada yang namanya test case, ada namanya testing environment description
dan acceptance criteria. Nah di testing ini adalah yang menentukan
kualitas dari software yang kita kembangkan
akan jadi seperti apa nantinya dan itu harus kita tata sebelumnya di
gathering require di proses gathering requirement ini.
Semuanya harus lebih jelas.
kita sudah melihat tadi cuplikan video bagaimana seorang developer
atau seorang solution arsitek melakukan interview untuk mendapatkan
detail-detail dari software yang ingin dikembangkan oleh kliennya. Dari situ dari pertanyaan-pertanyaan itu
kita udah bisa tahu tuh gimana sih sebenarnya cara mengumpulkan requirement yang ada gitu.
Itu saja untuk minggu ke-3 untuk pembahasan tentang software development ini.
Kita akan berjumpa di minggu ke-4 yang akan kita bahas adalah tentang desain
kita akan bahas lebh lanjut di sana mulai dari week ke-4 sampai week ke-5
dan ke-6 kita akan lebih banyak ke praktikal. Sampai jumpa di minggu berikutnya.
