Agile agile agile agile itu yang pasti kalian dengar zaman sekarang itu di kantor kalian.
Kamu harus kerja yang agile dong itu harus gesit, cepat gitu aja gitu, agile gitu.
Ada software development moduls yang disebut agile. Mungkin istilah-istilah yang tadi itu yang
mungkin dari perkantoran dari kantor kalian itu dapatnya dari sini agile agile agile gitu.
Agile model ini sebenarnya untuk fase yang ada di dalam itu simpel aja sebenarnya.
Misal ada planning, requirement analysis, ada desain, ada building dan testing
tapi di agile ini ada hal yang lebih membuat saya tertarik ada yang namanya iterasi di agile ini.
Tapi sebelum masuk ke hal-hal tersebut biasanya untuk software yang dikembangkan
secara agile ini modelnya itu hampir mirip juga dengan incremental dan
cycle nya itu terjadi bisa terus-menerus jadi akan ada interaksi terus menerus.
Biasanya untuk agile ini bagus untuk individual interaction terus bagus juga untuk customer collaboration
terus untuk perubahan-perubahan yang ada itu itu bagus perubahan-perubahan yang cepat itu bagus menggunakan agile ini.
Fasenya tadi yang saya udah bilang dari planning sampai testing jadi ketika kita ingin membuat beberapa modul.
Beberapa modul jadi kita mau bikin aplikasi e-learning tadi saya mau bikin modul registrasi,
saya mau bikin modul login, saya mau bikin modul kursus tetapi secara bersamaan
dan itu bisa dilakukan dengan model agile ini. Bagusnya adalah ketika kita melakukan planning di setiap modul tersebut
melakukan requirement analysis sampai ke tahap desain terus kita buat sampai testing
kalau itu enggak bagus dan enggak benar-benar fit sesuai dengan perencanaan yang kita lakukan kita lakukan iterasi.
Biasanya ada sprint di dalam sini di dalam agile ini ada sprint kita kelarkan project ini selama 3 minggu gitu
Oke kelar udah diputar lagi kalau belum selesai selalu ada iterasi itu namanya agile.
Jadi kalau belum kelar masih ada iterasi ada customer feedback, ada user feedback
itu terus menerus terjadi. Kelebihan dari agile model ini itu sangat fleksibel buat developer dan mudah digunakan
Terus fungsi-fungsi yang ada itu dapat dikembangkan secara rapid terus bagus juga untuk team work.
Jadi untuk kolaborasi agile ini sebenarnya sangat powerfull
makanya agile ini banyak digunakan di startup-startup atau perusahaan-perusahaan yang berkembang saat ini.
Terus banyak yang bilang agile ini the realistic approach to software development katanya si seperti itu.
Kalau ada perubahan-perubahan yang agak telat ya its oke di agile karena
perubahan itu kita open masuk nanti kita masukkan ke fase-fase pengembangannya
kalau enggak sesuai tetap akan terjadi iterasi terus kekurangan,
kekurangan dari agile ini itu bergantung banget pada customer iteration.
Jadi kalau iterasinya enggak bagus dari customer feedback nya enggak enggak sesuai,
enggak benar, pokonya enggak bagus aja itu akan mengakibatkan software nya nggak bagus juga nanti.
Jadi kalau software nya salah tim yang mengembangkan software tersebut kemungkinan juga akan salah kita itu di agile.
Terus ini membutuhkan high individual depedency karena tidak banyak dokumentasi yang dihasilkan.
Untuk model ini terus transfer knowledge nya juga kadang susah karena biasanya di agile ini
kebanyakan iterasi iterasi iterasi kadang dokumentasi sering di lupakan di agile.
Kapan menggunakan model ini? Model ini bisa kita gunakan ketika software yang dikembangkan
membutuhkan perubahan baru update dapat diimplementasikan dengan cost yang lebih murah.
Terus untuk implementasi fitur baru developer hanya akan kehilangan pekerjaannya ya
beberapa hari lah atau mungkin beberapa jam untuk melakukan role back dan implementasi
terhadap perubahan-perubahan yang ada. Jadi enggak butuh waktu banyak juga terus
kalau kalian punya limited planning kalian juga bisa menggunakan agile model ini.
Karena pasti akan ada perubahan nah kalian tertarik enggak pakai agile model ni dibandingkan model-model yang lain
saya sih kalau untuk untuk startup atau yang ingin belajar tentang agile model ini
penerapannya di software indusrty ini bagus. Coba deh belajar lebih lagi tentang agile model ini.
